Paket-paket BK Karir di Sekolah

Secara garis besar pemberian bimbingan karir dapat dilakukan melalui:
1.    Model buku paket
Departemen pendidikan dan kebudayaan RI telah menyiapkan paket bimbingan karir yang terdiri dari :
a.       Paket I
Tentang pemahaman diri yang berisi pokok - pokok materi meliputi :
1)      Pengantar pemahaman diri
2)      Bakat / kemampuan / potensi
3)      Minat
4)      Cita cita / gaya hidup
Secara garis besar pelaksanaan paket I adalah untuk setiap sub topik diawali dengan penjelasan dari guru pembimbing tentang arti dari masing - masing sub topik dengan memberikan contoh-contoh. Siswa diminta untuk mengerjakan tugas- tugas yang telah ditetapkan pada lembar kerja atau lembar tugas. Tugas pembimbing memberikan bantuan pemecahan masalah bila ada yang dialami siswa. Demikian sub topic I– IV sehingga akhirnya setiap siswa diharapkan dapat tercapai keadaan “memahami dirinya sendiri “.
b.      Paket II
Tentang nilai - nilai yang terdiri dari :
1)      Nilai - nilai kehidupan
2)      Saling mengenal nilai - nilai orang lain
3)      Pertentangan nilai-nilai dalam diri
4)      Pertentangan nilai-nilai pribadi dengan orang lain
5)      Nilai-nilai yang bertentangan dengan kelompok masyarakat
6)      Bertindak atas nilai-nilai pribadi
Siswa mencatat tentang nilai-nilai yang ada pada dirinya, pada orang lain yang berbeda dengan dirinya, yang ada pada masyarakat dan akhirnya siswa dilatih untuk dapat bertindak atas nilai-nilai pribadinya
c.       Paket III
Tentang pemahaman lingkungan yang terdiri dari :
1)      Informasi pendidikan
2)      Kekayaan daerah dan pengembangannya
3)      Informasi jabatan
Diharapkan siswa dapat memilih alternative jabatan yang dianggap paling baik untuk dirinya pada masa yang akan datang.


d.      Paket IV
Tentang hambatan dan mengatasi hambatan yang terdiri dari ;
1)      Faktor pribadi
2)      Faktor lingkungan
3)      Manusia dan hambatan
4)      Cara–cara mengatasi hambatan
Siswa dapat mengambil kesimpulan untuk memilih alternative cara mengatasi hambatan (meskipun pada waktu lain masih dapat pula berubah pengambilan alternative itu, tetapi setidaknya latihan ini dapat meningkatkan rasa harga diri dan percaya diri sendiri).
e.       Paket V
Tentang merencanakan masa depan meliputi :
1)      Menyusun informasi diri
2)      Mengelola informasi diri
3)      Mempertimbangkan alternative
4)      Keputusan dan rencana
5)      Menciptakan masa depanku
Setiap siswa memiliki prospek masa depan yang dicita – citakannya setelah melalui proses penyelesaian paket demi paket.
Paket I–paket V dirancang untuk diselesaikan dalam satu tahun, pada tahun pertama baik di SMA, SMP, umum. Dengan kata lain, paket adalah bentuk penyelengaraan bimbingan karier yang menggunakan ancangan pembelajaran (Depdikbud, 1984). Bimbingan karier dengan buku paket bermanfaat bagi salah satu cara pemberian layanan. Meskipun demikian, bimbingan karier dengan buku paket ini mengandung segi kelemahan. Kelemahan itu terdapat di dalam buku paket itu sendiri dan di dalam pelaksanaannya. Keberatan pokok adalah kurangnya dukungan sistem bagi pelaksanaannya di sekolah dan daerah.

2.    Model non buku paket
Bimbingan karir dengan buku paket merupakan cara baru dalam penyajian dan pendekatan. Sebelum model paket, bimbingan karir telah pula diberikan melalui beberapa cara antara lain :
1.      Pengajaran Unit (Unit Teaching)
Yaitu bimbingan karir yang dilaksanakan melalui pengajaran unit, baik secarakhusus maupun terintegrasi dengan kegiatan kurikuler.
2.      Hari Karir (Career day)
Yaitu pada hari–hari tertentu yang dipilih dan ditetapkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitanan dengan pemahamn diri dan pengembangan karir, sehingga diharapkan setelah melalui proses yang cukup setiap siswa akan memiliki bekal menghadapi masa depan optimis, percaya pada diri sendiri dan penuh kreatifitas. Kelemahan hari karier adalah acara ini bisa mengganggu jalannya pelajaran sehari-hari. Untuk mengatasi kelemahan ini hari karier diselenggarakan dengan mengambil waktu yang lebih pendek sekali acara.
3.      Kegiatan Homeroom
Yaitu suatu kegiatan yang dilakukan dalam kelas bersama guru atau pembimbing atau wali kelas dengan menciptakan situasi seperti di rumah sehingga terdapat hubungan yang intim dan terbuka serta menyenangkan. Tujuan kegiatan ini adalah :
Bentuk kegiatannya bisa bervariasi atau berbeda-beda, tetapi isi kegiatannya dan maksudnya sama.
a.       Untuk lebih memahami siswa
b.      Mengadakan hubungan yang lebih akrab dengan siswa
c.       Untuk membantu kesulitan dan kebutuhan siswa
1)      Sistem perwalian kelas di SMP dan SMA
2)      Sistem mentor atau tutor di perguruan tinggi
3)      Sistem penuntun di pendidikan ketentaraan
4)      Sistem guru kelas untuk SD
Pelaksanaan Homeroom ada 2 macam yaitu :
1)      Kelompok tetap
Membutuhkan kemampuan yang menyeluruh dari guru atau wali kelompok / guru pembimbing


2)      Kelompok bertukar
Setiap kali pembimbingan diberikan oleh guru/wali kelompok/guru pembimbingyang berbeda. System ini pengelolaanya lebih sulit, tetapi guru pembimbing dapat mengadakan spesialisasi.
4.      Karyawisata
Yaitu melalui kunjungan-kunjungan ke berbagai obyek tertentu yang ada kaitannya dengan pengembangan karier siswa.dalam kegiatan ini siswa diberi tugas yang disesuaikan dengan kecakapan dan tingkat tanggung jawab, kebutuhan dan minatnya. Untuk melaksanakan karyawisata dilakukan 3 langkah yaitu :
a.       Persiapan Karyawisata berupa diskusi menentukan obyek, pembagian tugas, dan mengumpulkan informasi.
b.      karyawisata dengan mengamati, wawancara, mencatat, dan menggambar.
c.       Pengolahan hasil karyawisata berupa pembuatan laporan.
5.      Ceramah Narasumber
Yaitu ceramah yang diberikan oleh narasumber yang memiliki kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan yag sesuai dengan kebutuhan dalam rangka pengembangan karir.
6.      Wawancara dengan Pekerja
Dilakukan oleh siswa secara langsung terhadap mereka yang terlibat langsung dengan sesuatu jenis pekerjaan untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang suatu karir tertentu sehingga dapat mengembangkan konsep diri siswa.
7.      Latihan Kerja
Yaitu suatu kesempatana tertentu siswa mengadakan latihan-latihan dalam kariri tertentu pada tempat kerja tertentu. Atau baiasanya disebut magang.
8.      Kegiatan Kurikuler
Yaitu dalam bagian dari proses belajar mengajar bidang studi tertentu di dalamnya ada bagian yang bersifat kerja atau ketrampilan tertentu yang secara otomatis mampu merangsang siswa untuk berkarya sesuai dengan minat dan kemampuannya.
Selain cara-cara diatas dapat pula pemberian bimbingan karir dengan mengingat situasi dan kondisi di sekolah, anak yang bersangkutan, lingkungan. Kegiatan bimbingan karir lainnya meliputi :
a.       Inventarisasi pribadi
b.      Pemahaman dunia kerja
c.       Orientasi dunia kerja
d.      Konseling dan pengambilan keputusan karir
e.       Penempatan
f.       Tindak lanjut dan Evaluasi
g.      Kurikulum dan Bimbingan karir

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut diperlukan penyesuaian dan pengembangan dengan penerapan jenjang dan jenis sekolah yang ada. Hal yang dipertimbangkan dalam penyesuaian adalah faktor siswa, tahap-tahap perkembangan siswa dan kebutuhan kelompok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar